Kata Bijak Jalaluddin Rumi - Part4

Post a Comment

  

jalaluddin rumi,maulana jalaluddin rumi,maulana rumi,molana rumi poetry,animated rumi,molana rumi hikayat,life story of molana rumi,molana rumi poetry in urdu,elrumi,maula e room,jaelani,maulana,sufi movie,sufi kalam,duljaelani,rumi,animated sufi movie,molana,sufism,masnavi,mevlana,ghazali,mathnavi,rumi series,sufi
Gambar oleh LoggaWiggler dari Pixabay

  1. Air berkata kepada yang kotor, "Kemarilah." Maka yang kotor akan berkata, "Aku sungguh malu." Air berkata, "Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku?
  2. Alasan tak berdaya dalam ekspresi cinta.
  3. Betapa bahagia saat kita duduk di istana, kau dan aku, Dua sosok dan dua tubuh namun hanya satu jiwa, kau dan aku.
  4. Usaha dan doa tergantung pada cita-cita: Manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.
  5. Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata, Kusimpan kasih-Mu dalam dada.
  6. Selamat tinggal hanya untuk mereka yang suka dengan mata mereka. Karena bagi mereka yang suka dengan hati dan jiwa tidak ada hal seperti pemisah.
  7. Adakah pelukis yang melukis sebuah lukisan indah demi lukisan itu sendiri?
  8. Sang lembu begitu molek, Musa bin Imran muncul; melalui ia si mati hidup kembali bila badannya telah menempuh upacara korban.
  9. Bila pendengkur telah angkat-tangan siap ditawan, dari api penyala api jiwa datang dengan ratapan.
  10. Kebaikan yang engkau tegakkan, bagaimanapun juga, ketidaksempurnaannya akan selalu tersembunyi darimu.
  11. Iman yang teguh adalah awan lembut, kearifan adalah hujan yang tercurah darinya, karena di bulan iman ini Al-Qur’an diwahyukan.
  12. Hawa nafsumu adalah induk segala berhala: berhala jasmani adalah ular, namun berhala ruhani adalah naga.
  13. Dustamu adalah tubuh yang fana ini, kebenaranmu adalah ruh Ilahiah.
  14. Kebenaran sepenuhnya bersemayam di dalam hakekat, Tapi orang dungu mencarinya di dalam kenampakan.
  15. Kesunyian adalah bahasa Tuhan, selain itu hanyalah terjemahan yang buruk.
  16. Jangan berduka. Apapun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain.
  17. Dalam perjalanan itu tak ada lorong sempit yang lebih sulit dari ini, beruntunglah orang yang tak membawa kedengkian sebagai teman.
  18. Angin saat fajar memiliki rahasia untuk memberitahu Anda. Jangan kembali tidur
  19. Singa terlihat paling tampan ketika sedang mencari mangsa.
  20. Jualah kepandaianmu dan belilah kebingunganmu.
  21. Ikat dua burung bersama. Mereka tidak akan dapat terbang, kendati mereka tahu memiliki empat sayap.
  22. Kemarin saya pintar, jadi saya ingin mengubah dunia. Hari ini saya bijaksana, jadi saya mengubah diri saya sendiri.
  23. Perempuan adalah cahaya Tuhan, Dia bukan dicintai secara duniawi, dia berdaya kreatif, bukan hasil kreasi.
  24. Dunia yang hina ini diberikan kepadamu untuk sementara. Tersedia sebuah tangga yang dengannya engkau dapat bercita-cita.
  25. Setiap penglihatan tentang keindahan akan lenyap. Setiap perkataan yang manis akan memudar.
  26. Jika Anda jengkel terhadap setiap gesekan, bagaimana cermin Anda akan dipoles.
  27. Seperti bentuk dalam sebuah cermin, kuikuti Wajah itu. Tuhan menampakkan dan menyembunyikan sifat-sifat-Nya.
  28. Dunia ini dan dunia sana tak henti-hentinya melahirkan: setiap sebab adalah ibu, akibatnya adalah sang anak.
  29. Kematian adalah jembatan yang menghubungkan orang yang mencintai dengan yang dicintainya.
  30. Hidup adalah perjalanan yang mengakibatkan keterpisahan demi kemanunggalan.
  31. Sufi adalah seorang lelaki atau seorang perempuan yang telah patah hati terhadap dunia.
  32. Oh, biarkanlah aku tiada! Karena Ketiadaan membisikkan nada dalam telinga. Sesungguhnya kepada-Nya-lah kita kembali.
  33. Dunia manusia adalah batin yang memiliki kemegahan
  34. Keakraban dan keramahan lahir bila jiwa kita jadi gembira.
  35. Roh telah terbebas dari pengasingan dirinya dan membekuk tangan tabiat; hati sesat telah kita taklukkan dan pasukan iman telah sampai.
  36. Bila pendengkur telah angkat-tangan siap ditawan, dari api penyala api jiwa datang dengan ratapan.
  37. Jangan menangis, Aduhai kenapa pergi! Dalam pemakamanku bagiku, ini lah pertemuan yang bahagia!
  38. Tuhan berada dimana-mana. Ia juga hadir dalam tiap gerak.
  39. Hati saya begitu kecil, hampir tak terlihat. Bagaimana Anda bisa menempatkan kesedihan besar di dalamnya? Dengar, Dia menjawab, Mata Anda lebih kecil, namun mereka melihat dunia.
  40. Yang tergelap di dunia adalah rumah kekasih tanpa Kekasih.
  41. Anda dilahirkan memiliki sayap, mengapa lebih memilih hidup merangkak.
  42. Dalam mendengar ada perubahan sifat, dalam melihat ada perubahan hakekat.
  43. Mati tanpa cinta adalah kematian terburuk dari segala kematian.
  44. Jiwaku adalah dari tempat lain, saya yakin itu, dan saya berniat untuk berakhir di sana.
  45. Bersyukurlah untuk siapa pun yang datang, karena masing-masing telah dikirim sebagai panduan dari luar.
  46. Ketika engkau melambung ke angkasa ataupun terpuruk ke dalam jurang, ingatlah kepadaKu, kerana Akulah jalan itu.
  47. Tiada kutukan yang sangat berbisa selain kebebasan kehendak.
  48. Adakalanya lebih baik bersama dengan orang yang kurang terhormat daripada tinggal seorang diri. Kendati gagangnya sudah rusak, setidaknya ia masih melekat di pintu.
  49. Di hadapan Tuhan, pendek kata, segala yang merupakan tujuan kita adalah nama kita yang sebenarnya.
  50. Kebebasan-kehendak adalah upaya untuk bersyukur kepada Tuhan atas Karunia-Nya; kepasasrahanmu berarti mencampakkan Karunia itu.
  51. Segalanya yang kau lihat mempunyai akarnya di dalam dunia yang tak terlihat. Bentuk akan berubah, namun intisarinya tetaplah sama.
  52. Hakikat Yang Maha Pengasih hadir secara langsung laksana sinar matahari yang menerangi bumi.
  53. Aku bagai benih di bawah tanah, Aku menanti tanda musim semi.
  54. Surga dibuat dari asap hati yang terbakar habis. Dan orang yang diberkahi oleh Tuhan adalah orang yang hatinya telah terbakar habis.
  55. Setiap orang melihat Yang Tak Terlihat dalam persemayaman hatinya
  56. Dua sosok dua tubuh namun hanya satu jiwa, kau dan aku.
  57. Di manapun, jalan untuk mencapai kesucian hati ialah melalui kerendahan hati.
  58. Jangan melihat ke luar. Lihatlah ke dalam diri sendiri dan carilah itu.
  59. Aku telah begitu banyak berdoa. Hingga aku telah berubah menjadi doa itu sendiri. Setiap orang yang melihat diriku, meminta doa dariku.
  60. Yakinlah, di Jalan-Cinta itu: Tuhan akan selalu bersama-Mu.
  61. Telinga adalah perantara, mata adalah pencinta yang menyatu dengan sang kekasih; mata adalah karunia nyata, sedangkan telinga hanya memiliki kata-kata yang menjanjikannya
  62. Jika secara lahir isterimu yang kauatur, maka secara batin engkaulah yang diatur isterimu yang kaudambakan itu
  63. Dia bukan ini atau itu; dia suci dan bebas dari diri: dia menampilkan bayanganmu di hadapanmu
  64. Karena cinta pahit berubah menjadi manis, karena cinta tembaga berubah menjadi emas.
  65. Ketika Anda melakukan semua lah dari dalam jiwa, Anda akan merasa sungai didalam diri dengan suka cita.
  66. Sejak kudengar tentang dunia Cinta, kumanfaatkan hidupku, hatiku dan mataku di jalan ini.
  67. Bila jiwa badani dikendalikan, roh akan mi’raj ke langit, bila pintu penjara dirubuhkan, jiwa sampai ke pelukan Kekasih.
  68. Mengunjungi jiwaku dari-Mu, maka kepada-Mu aku menghadapkan doaku.
  69. Perjalanan membawa kekuatan dan cinta kembali ke dalam hidup Anda.
  70. Cuci tangan dan mulutmu, jangan makan atau bercakap-cakap; carilah kata dan suapan nasi yang diturunkan bagi ia yang diam.

Related Posts

Post a Comment