- “Janganlah kamu menghendaki kelebihan dan kekurangan. Janganlah mencari kemajuan dan kemunduran. Sebab ketentuan telah menetapkan bagian masing². Setiap orang di antara kamu, tidak diwujudkan melainkan telah ditentukan catatan mengenai pengalaman hidupnya secara khusus.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Orang yang beriman selalu menyembunyikan apa yang ada padanya.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Jika lisannya terlanjur mengucapkan sesuatu yang kurang baik, maka ia segera untuk memperbaiki ungkapan yang di ucapkan itu.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Berusahalah untuk menutupi apa yang telah lahir, dan mohon kemaafan.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Jika dunia dan akhirat datang melayanimu, dengan tanpa susah payah, ketuklah pintu Tuhanmu dan menetaplah di dalamnya. Bila kamu telah menetap di dalamnya, akan jelaslah bagimu seperti buah pikiran.“ Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Janganlah engkau menuntut imbuhan atas amal perbuatanmu, baik keduniaan maupun keakhiratan.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Janganlah kamu mencari nikamat, tapi carilah Zat yang memberimu nikmat.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Carilah tetangga sebelum mendapatkan rumah. Dialah Zat yang mewujudkan segala sesuatu, Zat yang mengaturkannya dan yang wujud sesudah segala sesuatu.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Saudaraku, janganlah kamu termasuk golongan orang-orang yang apabila diberi nasehat, tidak mau menerima, dan jika mendengar nasehat tidak mau mengamalkannya.“Syeikh Abdul Kodir Al-Jaelani”
- Kamu tidak mengamalkan apa yang telah kamu ketahui. Kamu mengamalkan apa yang tidak kamu ketahui.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Kamu tidak mau berusaha mengetahui apa yang telah kamu ketahui, sehingga tetap bodoh.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Kamu menyuruh manusia untuk berusaha mengetahui apa yang mereka tidak mengetahuinya.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Kepada mereka yang fasik, takutlah kepada orang yang beriman.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Jangan kamu bergaul dengan dia, selagi kamu masih bergelimpangan dengan kemaksiatan yang keji. Sebab orang-orang mukmin, dengan cahaya Illahi, mengetahui apa yang ada dalam dirimu.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Mereka mengetahui syirik dan munafikmu dengan melihat tindakan dan gejolak yang ada di balik dirimu.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Mereka melihat cela dan aibmu. Barang siapa tidak mengetahui tempat keberuntungan, lalu dia jelas tidak akan beruntung.“Syeikh Abdul Al-Jaelani”
- Takutlah kamu dengan firasat seorang mukmin. Sebab ia memandang sesuatu dengan cahaya Illahi.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Para kekasih ALLAH SWT terhadap makhluk adalah buta, tuli, dan bisu. “Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Jika hati mereka telah dekat dengan ALLAH AZZA WAJALLA, maka mereka tidak mendengar dan melihat selainnya.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Mereka berada pada kedudukan antara Al-Jalal dan Al-Jamal, tidak berpaling ke kanan ataupun ke kiri.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Bagi mereka tidak ada belakang, yang ada hanyalah depan. Manusia, Jin, Malaikat, dan Makhluk yang lainnya melayani mereka.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Demikian pula hukum dan ilmu. Karunia (fadhal) merupakan santapan dan penyegarnya. Mereka makan dari fadhal-Nya dan minum susu-Nya. Mereka minum, mereka merasa bising terhadap suara-suara manusia, tetapi mereka tinggal bersama-dengannya (makhluk). Mereka menyuruh makhluk melaksanakan perintah Allah SWT, mencegah makhluk dari mengerjakan larangan-larangan-Nya, sebagai penerus ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Merekalah pewaris yang sebenarnya.“Syeikh Abdul Al-Qodir”
- Para kekasih ALLAH SWT itu tidak pernah bertindak dan bersikap demi diri dan nafsu sendiri.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Mereka mencintai sesuatu karena ALLAH AZZA WAJALLA dan membenci sesuatu karenanya. Semuanya demi dia, tidak ada bagian yang di berikan kepada nya.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Terimalah nasib dengan zuhud, tidak dengan kebencian. Orang yang makan sambil menangis tidak sama dengan orang yang makan sambil ketawa, dalam menerima segala ketentuan-Nya.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Senantiasalah hatimu dengan ALLAH AZZA WAJALLA. Berserah dirilah atas keburukan nasib.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Kamu memakan sesuatu yang di berikan oleh tabib dan sesuai dengan obatnya, adalah lebih baik daripada makan sesuatu yang kamu sendiri tidak mengetahui asal-usulnya.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Selama hatimu keras terhadap amanat, maka hilanglah rahmat dirimu, dan hilanglah pula segala yang ada padamu.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Hukum-hukum syariat itu amanat yang di bebankan kepadamu, sedangkan kamu meninggalkan dan menghianatinya. Tidak berguna lagi jika amanat lenyap dari hatimu.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Andai kata tanpa karunia ALLAH AZZA WAJALLA, mana mungkin orang berakal mentadbir negara, bergaul dengan para penghuninya, yang telah dilanda sifat riak, nifak, zalim bergelimang syubhat dan haram.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Benar telah tersebar kekufuran, Ya Allah. Kami mohon pertolongan kepada-Mu dari kefasikan kelancangan. Telah banyak kelemahan melanda para zindik.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Sungguh telah ku bongkar rahasia rumah kamu. Tetapi aku mempunyai dasar yang memerlukan pembina. Aku mempunyai anak-anak yang memerlukan pendidikan. SEANDAINYA KU UNGKAP SEBAGIAN RAHASIAKU, tentu hal ini merupakan pangkal perselisihan antara aku dengan kamu.Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Nasehitlah dirimu terlebih dahulu, kemudian baru orang lain.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Kamu harus memelihara nafsumu.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Jangan kamu mengira kesalahan orang lain sebab, dirimu masih memerlukan perbaikan.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Adakah kamu tau bagaimana cara membersihkan orang lain? Bagaimana menonton orang lain? Padahal yang dapat memimpin manusia adalah orang² yang awas.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Hanya perenang ulung yang dapat menyelamatkan orang lain yang tenggelam dalam lautan.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Hanya orang yang mengetahui Allah yang dapat mengarahkan umat manusia ke arah jalan-Nya. Tidaklah ucapan yang diperlukan untuk berbakti kepada Allah Swt melainkan perbuatan nyata.“Syeikh Abdul Al-Jaelani”
- Nafsu seseorang selalu menentang dan membangkang. Maka barangsiapa ingin menjadikannya baik, hendaklah ia bermujahadah, berjuang melawannya, sehingga terselamatkan dari kejahatannya.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Hawa nafsu semuanya adalah keburukan dalam keburukan, namun apabila telah terlatih dan menjadi tenang, berubahlah ia menjadi kebaikan di dalam kebaikan.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Syirik itu terdapat pada lahir maupun batin. Syirik lahir adalah menyembah berhala sedangkan syirik batin adalah berpegang kepada makhluk dan memandang mereka dapat memberi kemudaratan dan manfa’at.”Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Janganlah kamu menuntut sesuatu kepada seseorang. Jika kamu mampu untuk memberi dan tidak mengambil (mencuri) maka lakukanlah. Jika kamu mampu melayani dan kamu tidak minta dilayani oleh orang lain maka lakukanlah.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Jadikanlah akhiratmu sebagai modalmu dan jadikan duniamu sebagai keuntunganmu. Gunakanlah seluruh waktumu untuk menghasilkan akhiratmu. Lalu apabila dari waktumu itu ada sedikit yang masih tersisa maka gunakanlah untuk berusaha dalam urusan duniamu dan mencari penghidupanmu.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Mudah-mudahan umat Islam diselamatkan dari bencana alam selama dia masih mau mendo’akan saudaranya yang seiman.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Yang paling beruntung adalah mereka yang mampu ikhlas mulai dari awal hingga akhirnya.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
- Orang itu di katakan dekat dengan ALLAH selama dia meluangkan waktunya untuk berzikir setiap hari.“Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani”
Featured Post
Post a Comment
Post a Comment