| Gambar oleh MLARANDA dari Pixabay |
Cerita Inspiratif Singkat Dari Sebuah Lubang Paku :
Pernah ada seorang anak lelaki yang memiliki temperament sangat buruk, sang ayah memutuskan memberikan sekantong paku kepada anaknya itu, ia berkata kepada anaknya setiap kali kamu emosi/marah tancapkan paku ini ke pagar halaman rumah.
Pada hari pertama, anak lelaki tersebut menancapkan 37 paku kepagar.
Pada hari - hari berikutnya jumlah paku yang ia tancapkan ke pagar mulai berkurang setiap harinya, ia mulai bisa mengendalikan emosinya, dan menemukan bahwa menancapkan paku ke pagar lebih sulit daripada menahan amarah.
Ahirnya ia dapat mengendalikan emosinya selama seharian penuh, dan memberitahukan ayahnya, ayahnya menyarankan ketika ia bisa mengendalikan amarahnya cabut paku – paku yang tertancap di pagar.
Hari – haripun berlalu, anak itu memberitahukan ayahnya bahwa paku yang tertancap di pagar sudah bersih, sudah tidak ada paku lagi, ayahnya mengajak anaknya ke pagar halaman rumah.
“kamu telah melakukannya dengan baik, anakku, tetapi lihatlah lubang – lubang yang ada di pagar, pagar sudah tidak sama lagi seperti sebelumnya, Ketika kamu mengatakan sesuatu hal dalam kemarahan dan menyakiti seseorang, maka akan meninggalkan bekas luka seperti ini, sama saja Ketika kamu melukai seseorang menggunakan pisau, seberapa banyakpun kamu minta maaf, baik di maafkan atau tidak, bekas lukanya akan tetap ada.”
Post a Comment
Post a Comment